L▲ L▲ L▲ND

heiho! my name's nur jannah, just call jannah or whatever you want. 20, Indonesia
I love photo, quotes, video, picture, article etc
just enjoy it!
do you want know more? twitter( @nurjanjan ) Ym(djannahcullen)

BULGARIA

Have you ever heard about Bulgaria before? A country in the eastern Europe. Mungkin bagi sebagian orang, Bulgaria bukanlah menjadi tujuan utama bagi para pelancong untuk berlibur. Negara yang tidak menggunakan ABC alphabet sebagai tulisan sehari-harinya dan bangunan yang menurutku bergaya eropa-timur tengah serta masih jarang orang Indonesia yang menshare pengalaman mereka di sana. 

Berkesempatan untuk pergi ke Eropa, negara apapun, aku akan senang mengunjunginya. Bulgaria menjadi negara yang beruntung saat itu. Aku kesana bersama kakak kelasku untuk tujuan internship with AIESEC. Dengan World Playground project, aku mengajar di beberapa TK dan SD disana. Dengan bekerja 4 hari dalam seminggu, aku masih memiliki waktu untuk explore Bulgaria.

Setiap negara memiliki culture yang berbeda-beda, di Indonesia kita mengatakan ‘iya’ dengan mengangguk, namun di Bulgaria mengangguk berarti ‘no’. Begitu juga sebaliknya.image

Mungkin hampir semua orang tahu jika di negara Eropa, kita tidak menggunakan mobil atau motor untuk beraktifitas sehari-hari, like what we did here. Ya! mereka menggunakan bis atau metro untuk pergi ke tujuan mereka. Kita bisa membeli transportation card agar kita bisa menggunakan metro dan bis lebih murah dan itu berlaku selama satu bulan. Info aja nih, kalo di metro ada semacam loket untuk membeli tiket, kalau di bis kita beli tiket di supirnya.  P.S. walaupun di bis tidak ada alat untuk mengecek transportation card kita, terkadang ada petugas yang tiba-tiba mengecek dan jika kita tidak bisa menunjukkan tiket, maka terkena denda.

Kalo di Indonesia kita punya indomaret dimana-mana, di Bulgaria ada yang namanya Fantastico. Bisa dibilang mini supermarket disana, lebih lengkap dari indomaret dengan free Wi-Fi. Bisa sarapan pagi sampai malam disana, menunya pun bermacam-macam. Harganya juga terjangkau, bahkan kamu bisa menemukan sambal ABC disana. 

Soal internet, jangan ditanya lagi, cepatnya jangan dibandingin sama di Indonesia. Kita bisa download film 1GB dalam waktu kurang dari 30 menit. Namun karna cepatnya itu, terkadang kita susah untuk mencari Wi-Fi gratis (kecuali Fantstico)

Mungkin itu sedikit cerita dari Bulgaria, благодаря :D 

one of memories

I joined exchange program to Bulgaria for last winter. That was awesome to teach them. Full of fun 

Till you couldn’t realised that your time was finished and it all became a sadness moment.

Keep Calm & Love Minions (by Jannah)

Keep Calm & Love Minions (by Jannah)

All the Way I back

Hi, ini kamarku. Tempat paling nyaman walaupun berantakan karna kita wanita. hahahaha. Dengan 2 temanku yang lainnya aku tidur disini. Tempat dimana aku selalu beristirahat dan melepas rasa lelahku.

image

image

Ini kasur Lais dan di atasnya kasurku

image

Ini kasur Cathy

imageJendela, penghangat, meja, dan cara kita jemur ya di taruh di atas penghangat ruangan, hahahaha

imageLemari dan pintu keluar masuk kamar

image

imageKamar Mandi

1 year ago

Not a diary

Hai namaku Nur Jannah, mahasiswa biasa dari Universitas Islam Indonesia yang memiliki mimpi untuk pergi ke luar negeri. Organisasi ini bernama AIESEC dengan Winter Exchange Programya, aku bisa meraih mimpiku itu dan negara yang aku datangi adalah Bulgaria.

Penerbangan internasional pertamaku tanpa orang tua sangat membuatku sedikit khawatir, terlebih karena aku tidak mengerti bagaimana sistem transit di airport atau apa yang akan mereka tanyakan di bagian keimigrasian atau apapaun itu yang membuatku panik. Perasaan yang sebenarnya adalah aku bahagia dapat pergi ke luar negeri tapi aku sedih harus meninggalkan orang tua, adik, dan teman-teman untuk waktu yang menurutku lama (aku tidak pernah pergi selama ini) dan Bulgaria adalah tempat terjauh yang pernah aku injak.

Karena ini pertama kalinya, semua keluargaku pun bersikeras untuk mengantarkanku sampai Bandara Soekarno-Hatta dengan mobil dari Yogyakarta. Aku ingin menangis ketika aku harus masuk pintu bandara dan melihat mereka berdiri melihat kepergianku. Tapi aku menahannya karna itu akan membuat mereka cemas. Untungnya mungkin kecemasan mereka akan sedikit berkurang karena aku tidak pergi sendirian, melainkan dengan satu teman dari Indonesia juga yang akan selalu mendukungku.

Masalah yang pertama adalah penimbangan bagasi. Aku membeli tiket untuk bagasi 30 kg tapi aku tidak tau mengapa ketika menimbang, mereka bilang kalau bagasiku overload. Ya, bagasi 26 kg yang seharusnya hanya 23 kg. Jadi ada miss communication antara teman papaku dan tour agent, tapi untungnya itu tidak ada masalah karna mendapat bantuan dari teman papaku yang lain agar aku tidak harus membayar untuk bagasi yang berlebih ini. Tapi aku sedikit khawatir dengan kepulanganku nantinya.

Berjalan baik sampai ruang tunggu penerbangan dan aku menelfon orang tuaku untuk memberi tahu bahwa ini waktu boardingku dan mengucapkan selamat jalan. Disini juga aku merasa sangat sedih untuk meninggalkan mereka. Kalian tau kan rasanya???

image

Aku menggunakan Qatar Airways untuk penerbanganku ke Bulgaria dan aku harus transit di Doha, Qatar. Di pesawat aku mendapat tempat duduk depan dan ada seorang nenek yang menginginkan untuk bertukar tempat duduk karna dia mempunyai sakit kaki yang membuatnya tidak bisa melipat kakinya begitu lama, jadi temanku menukar tempat duduknya dengan nenek itu dan aku harus take care nenek di samping kanan dan kiriku. Penerbangan Qatar menyediakan 2x makan dalam perjalanan 8 jamnya yang membuatku sangat kenyang karna porsi makanan mereka yang sangat banyak.

Sesampainya di Qatar, sudah mulai dingin dan aku harus menunggu 8 jam untuk penerbanganku selanjutnya ke Sofia dan untungnya Doha International Airport adalah bandara yang sangat besar dan dapat membuatmu nyaman untuk 8 jam transit. Dan aku mendapat teman baru dari Nigeria, dia bernama Stephen dan dia bernyanyi untukku dan temanku.

image

Ketika sudah waktunya untuk penerbanganku selanjutnya, akhirnya aku bertemu dengan teman satu projectku dari China, mereka bernama Cathy dan Erica. Di dalam pesawat aku duduk di sebelah seorang bapak yang membuatku panik, ini percakapannya:

Mr. Unknown : “Hai where are you going?”

Me: “Bulgaria”

Mr. Unknown : “What Bulgaria??”

Me : Yeah Bulgaria

Mr. Unknown : (talk to his wife with their language) maybe means “Hei she said she will go to Bulgaria”

Me : *innocent

Mr. Unknown : You said you want to go to Bulgaria? But this flight is for Bucharest, are you sure this is your flight?

Me : *panic

Setelah itu aku bertanya temanku, apa kita ada di pesawat yang benar, dia menanyakan pada pramugari dan ternyata pesawat ini akan transit sebentar di Bucharest, Romania -____-

image

Sesampainya di bandara, aku harus diperiksa oleh bagian imigrasi. Semua teman-temanku berjalan dengan lancar kecuali aku karna mereka ingin melihat tiket kepulanganku dan itu aku harus membuka isi tasku yang penuh. Tapi semuanya berjalan lancar. Mengambil koper dan pergi ke kamar mandi dan ini pertama kalinya aku tidak menggunakan air. Ini sangat tidak enak dan tidak nyaman, tapi aku tidak punya cara lain selain menggunakan tisu untuk membersihkannya. Di pintu keluar ternyata sudah ada AIESEC yang menjemput kita dengan tulisan “AIESEC”, mereka adalah Sotir dan Ani. Karna melihat koper kita semua yang sangat besar, akhirnya mereka mencari cara lain untuk mengantar kita ke dorm dan beruntungnya kami karna ada seorang wanita yang bekerja di bandara dan dia bersedia mengantarkanku dan teman-temanku menuju dorm (setelah beberapa hari ternyata itu tidak gratis, aku dan teman-temanku pun mengganti uang yang Ani bayarkan ke wanita itu)

Ternyata kita diletakkan di kamar yang berbeda-beda dan gedung yang berbeda-beda. Yang mendapatkan kamar pertamanya adalah aku dan Sotir mengangkatkan koperku yang sangat besar itu dengan lift yang sangat tradisional sampai ke lantai 3 (Lift itu sebenarnya sudah penuh dengan koperku yang sangat besar dan sebenarnya tidak di lantai 3 tapi lantai 2 karna tombol lift ke lantai 2 rusak dan Sotir harus mengangkat koperku turun satu lantai). Sotir mencoba membuka pintu kamar dengan kunci yang ia punya, tapi itu tidak bekerja dengan baik dan dia mecoba semua pintu tapi tetap saja tidak bekerja dengan baik sampai dia harus turun ke lantai 1 untuk menanyakan kepada partnernya. Akhirnya dia mengetuk pintu dan sudah ada orang di dalamnya. Dia adalah room mate ku dari Brazil, namanya Lais. Pertama melihatnya, dia sangat cantik. Tidak terlihat seperti Brazilian. Setelah beberapa menit aku membereskan semua keperluan, Ani menjemputku untuk ke gedung yang lain untuk teman-temanku yang belum mendapatkan kamar. Di dorm temanku ada AIESEC yang lain. Sotir berbicara dengannya dan aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan karna mereka menggunakan Bulgarian sampai akhirnya Sotir mempraktekkan sebuah kotak yang sangat besar dan menunjukku dan aku mengerti ternyata wanita itu sepertinya menanyakan bahwa koper yang dia lihat sangat besar dan Sotir bercerita bahwa koperku lebih besar lagi.

image

Setelah itu aku di ajak untuk menukarkan sebagian uangku ke mata uang Bulgaria untuk membeli Transport Card ku. Lingkungan di Student District ini bisa dibilang mengerikan, kotor dan tidak enak untuk dilihat. Aku menanyakan kepada Ani dan dia berkata bahwa ini karna semua yang tinggal disini adalah mahasiswa dan mereka tidak peduli dengan lingkungannya, oleh karna itu sebabnya lingkungan disini sangat kotor dan studenski grad ini adalah salah satu tempat yang crowded karna isinya mahasiswa semua. Setelah itu aku dan temanku yang lain pergi untuk makan di Subway, untuk 15cm sandwich dengan daging ayam serta sayuran dan hot tea, itu semua menghabiskan BGL 5,00 kalau di rupiahkan itu sekitar Rp 35.000.

image

Makan malam bersama dan pergi ke seberang dan bertemu dengan orang Brazil yang lain, bertemu dengan Lauro. Ganteng tapi pendek hahaha. Setelah itu perjalanan ke dorm, aku dan Mariam teman Egypt ku melakukan hal konyol, kita tiba-tiba lari menyeberang jalan tanpa melihat rambu dan itu membuat semua orang panik. Setelah itu balik ke kamar masing-masing dan tidur.

1 year ago

Manfaatkan keberuntunganmu itu sebaik mungkin

1 year ago

first time I got my first flight without my parent and go to the embassy
It learns me to survive alone and answer all of my question:
what bus should I take, how can I go there, and when should I go
I think I am an independent girl now :)

first time I got my first flight without my parent and go to the embassy

It learns me to survive alone and answer all of my question:

what bus should I take, how can I go there, and when should I go

I think I am an independent girl now :)

1 year ago